Masyarakat Hidup Sehat Indonesia Kuat

Paduan Suara Mahasiswa AKBID Mardi Rahayu HKN ke 52 Kab. Kudus

Kudus-Kabupaten Kudus tanggal 12 November 2016 memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52 dengan menyelenggarakan Apel dalam rangka HKN di Halaman Parkir Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Tema  HKN tahun 2016 yaitu “Masyarakat Hidup Sehat Indonesia Kuat”,

Apel diikuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, PMI, Puskesmas, Tenaga Kesehatan dari berbagai Rumah Sakit, Mahasiswa kesehatan, Siswa dari sekolah kesehatan dan organisasi profesi antara lain Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Sambutan Menteri Kesehatan RI yang dibacakan oleh Pimpinan Apel dr. Sri Pinaringsih, MM mengatakan hal ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali pesan-pesan kesehatan bahwa sehat itu harus dijaga, bergaya hidup sehat, berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional. Sehingga nantinya,akan terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan untuk mencapai pada Indonesia  Kuat.

Selain menyelenggarakan Apel peringatan HKN tahun ini dimeriahkan dengan persembahan Hand Wash Dancing dari Komisi Pencegahan Infeksi Rumah Sakit Mardi Rahayu. Mencuci tangan merupakan hal yang wajib dilakukan setelah bersentuhan dengan pasien, maupun setelah masuk ke lingkungan pasien.

Tidak berhenti sampai disitu acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Si Jari Emas dan SPGDT (Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu). Seperti kita ketahui bahwa kejadian kegawatdaruratan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Pelayanan berpedoman pada respon cepat yang menekankan time saving is life and limb saving, yang melibatkan pelayanan oleh masyarakat awam umum dan khusus, petugas medis, pelayanan ambulans gawat darurat dan sistem komunikasi. SPGDT bertujuan memberikan pertolongan pertama kasus kegawatdaruratan medis, memberikan bantuan rujukan ke Rumah Sakit yang tersedia, mengkoordinasikan pelayanan informasi penanganan medis yang terjadi pada pasien sebelum mendapatkan pelayanan medis di Rumah Sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.